Seringkali kami mendapat project motret wedding yang diadakan di rumah atau perkampungan. Dimana lokasi tiap rumah sudah pasti berbeda, begitupun dengan adat istiadat atau kebiasaan tiap kampung / daerah berbeda pula.Ada yang pelaminannya di depan rumah, di dalam rumah dan ada juga terkadang di lapangan, ada yang lantainya di semen/ubin/peluran dan ada juga yang lantainya tanah. Ada yang areanya luas dan ada juga yang areanya sempit.
Pernah saya mengalami lampu strobis jatuh karena kesenggol tamu yang begitu banyaknya, hingga saya harus ekstra ketat menjaga lampu agar nggak jatuh buat yang kedua kalinya. Masih untung hanya payung saja yang bengkok sedangkan lampu aman..... Agar jangan terjadi lagi (paling nggak diminimalisasi) maka pengamanannya harus ekstra ketat, mulai dari memastikan kabel agar nggak tersandung kaki misal dengan me lakban jika lantai semen/ubin. Namun jika lantainya tanah harus siapkan besi berbentuk "U" untuk menjaga kabel agar nggak kusut. Kemudian harus ada person yang mengontrol lampu jika memungkinkan. Pengalaman ini saya dapatkan sewaktu motret wedding Dadin & Sari di kp Kecil - Sukabumi Selatan - Jakarta Barat pada 16 februari lalu. Semoga bermanfaat.......
Terima kasih buat Dadin & Sari....semoga langgeng...sakinah mawaddah warohmah....




Good job...sukses terus..
BalasHapusGood job...sukses terus..
BalasHapus